Portal Media Online - Kegiatan dunia usaha pada triwulan II 2026 menunjukkan peningkatan signifikan dengan Saldo Bersih Tertimbang (SBT) mencapai 12,97 persen, naik dari 10,11 persen pada triwulan I 2026, menurut Survei Kegiatan Dunia Usaha (SKDU) Bank Indonesia.
Peningkatan kinerja ini dipengaruhi oleh perbaikan di mayoritas lapangan usaha, terutama sektor pertanian, kehutanan dan perikanan, konstruksi, pertambangan dan penggalian, serta penyediaan akomodasi dan makan minum.
Sektor akomodasi dan makan minum mengalami pertumbuhan didorong oleh tingginya permintaan masyarakat selama Hari Besar Keagamaan Nasional (HBKN) dan musim liburan sekolah. Selain itu, kapasitas produksi terpakai pada triwulan II 2026 juga meningkat menjadi 73,80 persen dari 73,33 persen pada triwulan I 2026, dengan dukungan dari sektor pertanian, pertambangan, dan pengadaan listrik.
Kondisi keuangan dunia usaha berada pada level yang baik, terlihat dari likuiditas dan rentabilitas yang terjaga, serta akses pembiayaan yang relatif mudah. Untuk triwulan III 2026, pelaku usaha memprediksi SBT tetap positif di angka 11,75 persen, didorong oleh prospek baik di industri pengolahan, perdagangan, dan aktivitas pertambangan.