Portal Media Online - Pemerintah Kabupaten Pati, Jawa Tengah, mengajak dunia usaha untuk menciptakan lingkungan kerja yang ramah keluarga. Upaya ini dilakukan melalui penyediaan fasilitas bagi pekerja perempuan dan pemenuhan hak anak dalam rangka mewujudkan kabupaten layak anak (KLA).
Pernyataan ini disampaikan oleh Pelaksana Tugas Bupati Pati, Risma Ardi Chandra, saat membuka kegiatan Kebijakan Ramah Keluarga untuk Mendukung Kabupaten Layak Anak. Kegiatan ini diselenggarakan oleh Dinas Sosial, Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, dan Keluarga Berencana (DinsosP3AKB) Kabupaten Pati.
Bupati menjelaskan bahwa pembangunan KLA memerlukan kolaborasi dari semua pihak, termasuk sektor usaha. Ia menekankan pentingnya perusahaan untuk memenuhi hak-hak pekerja perempuan dengan menyediakan ruang laktasi, ruang konsultasi, serta fasilitas ramah anak. Selain itu, pemenuhan hak cuti melahirkan dan menyusui juga menjadi fokus utama.
Pemkab Pati berkomitmen untuk memperkuat komunikasi dan kolaborasi dengan dunia usaha guna mengatasi berbagai kendala yang dihadapi perusahaan dan menjaga iklim investasi di daerah. Selain itu, pemerintah daerah berencana mengoptimalkan peran Balai Latihan Kerja (BLK) untuk meningkatkan kompetensi tenaga kerja serta memprioritaskan peningkatan kualitas pendidikan dan layanan kesehatan sebagai dasar pembangunan sumber daya manusia yang unggul.