Portal Media Online - Program Magang Nasional, yang dikenal sebagai MagangHub, menjadi mekanisme rekrutmen yang lebih efektif bagi industri untuk mendapatkan talenta yang sesuai dengan kebutuhan mereka. Hal ini disampaikan oleh Menteri Ketenagakerjaan, Yassierli, saat meninjau implementasi program di PT Adyawinsa Electrical and Power (AEP) di Bekasi, Jawa Barat.
Dalam kunjungan tersebut, Yassierli mengamati proses pembelajaran di tempat kerja dan berinteraksi dengan delapan alumni Program Magang Nasional yang telah diangkat menjadi karyawan tetap. Mereka dipilih berdasarkan kompetensi dan etos kerja yang sesuai dengan kebutuhan perusahaan.
Yassierli menegaskan bahwa hasil peninjauan menunjukkan bahwa MagangHub memberikan nilai tambah dalam pemenuhan kebutuhan tenaga kerja perusahaan. Program ini memungkinkan perusahaan untuk membina dan menilai calon tenaga kerja secara langsung sebelum melakukan rekrutmen. Proses pembelajaran di tempat kerja memberi gambaran lebih utuh mengenai kompetensi peserta.
Program Magang Nasional juga manfaat bagi lulusan baru, terutama dari perguruan tinggi yang belum memiliki pengalaman kerja. Melalui magang, mereka memperoleh pengalaman di dunia industri, meningkatkan kompetensi, serta memperbesar peluang untuk mendapatkan pekerjaan.
Yassierli menambahkan bahwa keberhasilan penyerapan alumni magang menjadi karyawan menunjukkan pentingnya sinergi antara pemerintah, dunia usaha, dan lembaga pendidikan. Ia berharap Program Magang Nasional dapat menjadi jembatan untuk mempertemukan kebutuhan industri dengan talenta muda Indonesia. Kemnaker akan terus memperluas kolaborasi dengan dunia usaha agar lebih banyak perusahaan berpartisipasi dalam MagangHub, sehingga manfaat program dapat dirasakan secara luas.