Portal Media Online - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diperkirakan akan bergerak di kisaran 6.050 hingga 6.300 pada perdagangan saham hari ini, Senin, 20 Juli 2026. IHSG berpotensi mengalami pelemahan setelah ditutup naik 1,1% pada Jumat, 17 Juli 2026, di tengah aksi beli asing.
Pada penutupan perdagangan Jumat lalu, IHSG mencatatkan kenaikan 1,1%, ditutup pada level 6.175,53. Aksi beli asing tercatat mencapai Rp 725 miliar, dengan saham seperti BBCA, BMRI, BBRI, TLKM, dan BRIS menjadi pilihan utama investor asing.
Fanny Suherman, Head of Retail Research BNI Sekuritas, menyatakan bahwa IHSG masih rentan terhadap koreksi jika tidak mampu menembus level resistance di 6.200 hingga 6.300. Sebagai level support, IHSG diperkirakan akan berada di antara 6.050 hingga 6.100. Rekomendasi saham untuk hari ini meliputi PT Energi Mega Persada Tbk (ENRG), PT Indosat Tbk (ISAT), PT Bakrie and Brothers Tbk (BNBR), PT Chandra Daya Investasi Tbk (CDIA), PT Bumi Resources Minerals Tbk (BRMS), dan PT VKTR Teknologi Mobilitas Tbk (VKTR).
Pada perdagangan sebelumnya, IHSG menunjukkan penguatan yang didorong oleh sektor keuangan dan pergerakan nilai tukar rupiah yang menguat terhadap dolar AS. Sektor saham keuangan memimpin kenaikan, diikuti oleh sektor consumer nonsiklikal dan consumer siklikal. Sementara itu, sektor energi dan basic materials mengalami penurunan.