IHSG Tertekan, Sektor Saham Mayoritas Melemah
Sumber Foto: Liputan6.com
Internasional

IHSG Tertekan, Sektor Saham Mayoritas Melemah

Sebelumnya, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) betah di zona merah selama perdagangan saham Jumat, (6/2/2026). Koreksi IHSG hari ini terjadi setelah Moody’s mempertahankan peringkat Indonesia di Baa2 dan merevisi outlook jadi negatif dari stabil.

Mengutip data RTI, IHSG hari ini ditutup turun 2,08% ke posisi 7.935,26. Indeks saham LQ45 terpangkas 1,66% ke posisi 815,58. Seluruh indeks saham acuan kompak tertekan.

Jelang akhir pekan ini, IHSG berada di level tertinggi 8.025,14 dan level terendah 7.861,68. Sebanyak 646 saham melemah sehingga menekan IHSG. 107 saham diam di tempat dan 68 saham diam di tempat.

Total frekuensi perdagangan saham 2.248.150 kali dengan volume perdagangan 35,6 miliar saham. Nilai transaksi harian Rp 19,7 triliun. Posisi dolar Amerika Serikat terhadap rupiah di kisaran 16.870. Tekanan IHSG ini terjadi tengah aksi beli saham oleh investor asing. Tercatat investor asing beli saham Rp 944,31 miliar. Sepanjang 2026, investor asing lepas saham Rp 11,01 triliun.

Dari 11 sektor saham, hanya sektor saham transportasi yang menguat 0,53%. Sementara itu, sektor saham consumer siklikal turun 5,11% dan catat koreksi terbesar. Sektor saham industri terpangkas 4,51%, sektor saham energi turun 3,25% dan sektor saham basic turun 3,01%.

Selanjutnya sektor saham consumer nonsiklikal melemah 1,26%, sektor saham kesehatan terpangkas 0,004%, sektor saham keuangan susut 0,94%, sektor saham properti tergelincir 2,11%, sektor saham teknologi merosot 1,82% dan sektor saham infrastruktur terpangkas 2,95%.