Iran Ancaman Serius bagi Kapal AS di Selat Hormuz
Posted on 19 Februari 2026 By Putri Anjelina
SMARTPEKANBARU.COM – Pada awal bulan lalu, Iran mengumumkan bahwa mereka akan mengadakan latihan militer laut dengan penembakan langsung yang akan berlangsung selama dua hari di Selat Hormuz. Sehubungan dengan hal tersebut, militer Amerika Serikat mengeluarkan peringatan bahwa mereka tidak akan menerima tindakan yang berisiko atau provokatif dari angkatan bersenjata Iran. Banyak kapal perang dari Amerika Serikat mulai bergerak menuju kawasan Teluk Persia.
Namun, pemimpin Revolusi Islam Iran, Ayatollah Seyyed Ali Khamenei, memberi peringatan bahwa kehadiran kapal-kapal tersebut lebih mengancam bagi Amerika dibandingkan bagi Iran. Ia menyatakan bahwa jika terjadi konflik antara Iran dan Amerika, kapal-kapal itu akan ditenggelamkan.
“Meskipun kapal perang memang merupakan perangkat keras militer yang berbahaya, yang lebih berbahaya lagi adalah senjata yang mampu menenggelamkan kapal perang itu ke dasar laut,” ujar Khamenei dikutip dari Tehran Times, Rabu (18/2/2026).
Dalam pidatonya di hadapan ribuan orang di Tabriz, Pemimpin Tertinggi Militer Iran tersebut menjelaskan bahwa pernyataan keras Presiden AS Donald Trump adalah sebuah upaya yang jelas untuk menundukkan bangsa Iran.
“Mereka menyadari konsekuensi yang akan mereka hadapi jika mereka melakukan kesalahan,” ujar Ayatollah menanggapi ancaman perang AS.
Ayatollah Khamenei, saat menanggapi pernyataan Presiden AS yang berulang mengenai kepemimpinan militer terkuat di dunia, menyatakan bahwa kekuatan saja tidak menjamin hasil yang positif.
“Masalah yang AS hadapi dengan kami adalah keinginannya untuk mendominasi Iran, tetapi bangsa Iran dan Republik Islam berdiri teguh menghalangi tujuan tersebut.”
Minggu lalu, laporan dari media Amerika menyebutkan bahwa AS berencana mengirimkan kapal induk terbesar mereka, USS Gerald R. Ford, untuk memperkuat kehadiran militer di Timur Tengah. Kapal USS Gerald R. Ford beserta kapal-kapal pengawalnya sebelumnya telah berada di wilayah Karibia, menurut pernyataan dari empat pejabat AS yang enggan disebutkan namanya. Kapal USS Abraham Lincoln, bersama dengan aset udara dan angkatan laut penting lainnya, telah ditempatkan di area tersebut sejak bulan Januari.
Menurut laporan dari Jerussalem Post, militer AS telah memindahkan lebih dari 50 pesawat tempur ke Timur Tengah dalam waktu 24 jam terakhir. Seperti yang dilaporkan oleh Axios pada Selasa, 17 Februari 2026 waktu Amerika, mengutip seorang pejabat AS. Sejumlah pesawat F-16, F-22, dan F-35 terlihat menuju Timur Tengah oleh pelacak penerbangan independen. Pengerahan militer AS ini berlangsung di tengah proses negosiasi tidak langsung dengan pejabat Iran, yang berkaitan dengan program nuklir Iran.
Sumber: TribunPekanbaru.com
Internasional, Military, News Update Tags: Ali Khamenei, Ketegangan Iran-Amerika Serikat, Politik, Selat Hormuz
Navigasi pos
Previous Post: Petang Belimau Pekanbaru, SF Hariyanto Salurkan Sembako
Next Post: Perpindahan Elite Politik ke Partai Solidaritas Indonesia Meningkat, Optimisme Hadapi Pemilu 2029 Semakin Besar
Related Posts
Rupiah Menguat, Perbankan Tetapkan Kurs di Kisaran Rp16.200 per Dolar AS Economy
Komisi I DPRD Pekanbaru Temukan Mayoritas Provider Belum Miliki Izin Resmi News Update
DPRD Pekanbaru Wanti-wanti Soal Kepastian Trans Depo Baru Sampah, Pastikan Bisa Langsung Beroperasi News Update
Waspada Ancaman Virus Nipah, Dinas PKH Riau Perketat Pengawasan Lalu Lintas Hewan di Pintu Masuk Wilayah Health
Pertamina Retail Kembangkan Bisnis Non Fuel Melalui Pembukaan Bright Cafe di Kota Balikpapan Nasional
Pelantikan Pejabat di Pekanbaru, Wali Kota Tegaskan Integritas Utama News Update
prev next




