Rakor CSR Landak: Sinergi Pemerintah dan Dunia Usaha untuk Masyarakat
Sumber Foto: Pontianak Post
Ekonomi

Rakor CSR Landak: Sinergi Pemerintah dan Dunia Usaha untuk Masyarakat

Portal Media Online - Kegiatan tersebut dihadiri Kapolres Landak AKBP Devi Ariantari bersama Bupati Landak Karolin Margret Natasa, Wakil Bupati Landak Erani, unsur Forkopimda, pimpinan organisasi perangkat daerah (OPD), perwakilan perusahaan, perbankan, koperasi, hingga organisasi kemasyarakatan di Kabupaten Landak.

Rapat koordinasi ini menjadi forum penting untuk memperkuat koordinasi antara pemerintah daerah dan pelaku usaha dalam mengoptimalkan pelaksanaan program CSR agar lebih terarah, transparan, serta memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

Dalam laporan Ketua Forum CSR Kabupaten Landak yang disampaikan Sekretaris Daerah Heri Adiwijaya, disebutkan bahwa Forum TSLP periode 2025–2030 dibentuk sebagai wadah sinergi lintas sektor dalam pelaksanaan program CSR di daerah.

Namun demikian, masih ditemukan sejumlah perusahaan yang belum menyampaikan laporan CSR secara tertib dan lengkap.

“Bahkan pada tahun 2025 terdapat program senilai ratusan juta rupiah, namun dalam laporan hanya tercatat beberapa juta saja. Ini menjadi perhatian serius kita bersama,” tegasnya.

Melalui forum tersebut, pemerintah daerah mendorong perusahaan untuk meningkatkan komitmen dalam pelaporan yang transparan dan akuntabel. Dengan begitu, program CSR dapat dipetakan secara lebih jelas, tidak terjadi tumpang tindih, dan dapat disesuaikan dengan kebutuhan masyarakat.

Beberapa prioritas pembangunan yang menjadi fokus antara lain pembangunan infrastruktur desa, penanganan stunting, serta upaya pengentasan kemiskinan.

Sementara itu, perwakilan dunia usaha yang diwakili GR/L Manager Prime Agri Resources, Suwanto, menyampaikan bahwa program CSR bukan sekadar kewajiban administratif bagi perusahaan, tetapi merupakan bentuk investasi sosial jangka panjang.

“Kami menyambut baik forum ini sebagai sarana memperkuat sinergi antara pemerintah, perusahaan, dan masyarakat,” ujarnya.

Wakil Bupati Landak Erani dalam sambutannya saat membuka kegiatan menegaskan bahwa forum tersebut harus menjadi ruang kolaborasi nyata, bukan hanya sekadar kegiatan seremonial.

“Setiap pihak diharapkan berkontribusi sesuai perannya demi mendukung pembangunan dan kesejahteraan masyarakat Kabupaten Landak,” ungkapnya.

Editor : Miftahul Khair