Tiga Imam Internasional Pimpin Tarawih di Masjid Oman Al Makmur Banda Aceh
Sumber Foto: Merdeka.com
Internasional

Tiga Imam Internasional Pimpin Tarawih di Masjid Oman Al Makmur Banda Aceh

PERISTIWA

Masjid Oman Al Makmur Banda Aceh kembali menghadirkan tiga imam pilihan dari Mesir dan Yordania untuk memimpin salat Tarawih selama 24 malam di Ramadan 1447 H, menjanjikan pengalaman spiritual yang lebih mendalam bagi jamaah.

banda aceh

Tiga ulama terkemuka dari Mesir dan Yordania dijadwalkan akan memimpin salat Tarawih selama 24 malam di bulan Ramadan 1447 Hijriah atau tahun 2026 di Masjid Oman Al Makmur, Banda Aceh. Program tahunan ini diselenggarakan oleh pengurus masjid dengan tujuan utama untuk menciptakan suasana ibadah yang lebih khusyuk dan mendalam. Kehadiran para imam internasional ini diharapkan dapat meningkatkan kualitas spiritual jamaah selama bulan suci.

Para ulama yang akan memimpin Tarawih tersebut adalah Syekh Abdelrahman Monis dari Mesir, Syekh Hasan Ahmad Shaker dari Yordania, dan Syekh Ahmad Sya’ban juga dari Mesir. Ketiganya dikenal memiliki rekam jejak yang kuat dalam bidang tilawah Al-Qur'an dan keilmuan Islam. Penyelenggaraan ini menjadi daya tarik tersendiri bagi masyarakat Aceh, khususnya Banda Aceh, untuk merasakan pengalaman ibadah yang berbeda.

Menurut Rama Satria, Sekretaris Badan Kemakmuran Masjid (BKM) Oman Al Makmur, inisiatif ini dirancang untuk memberikan pengalaman spiritual yang lebih mendalam bagi para jamaah. Tidak hanya untuk salat Tarawih, tetapi juga untuk salat Qiyamullail yang akan dipimpin oleh salah satu syekh. Persiapan untuk mendatangkan para ulama ini telah dimulai sejak tiga bulan sebelum Ramadan tiba.

Profil dan Keunggulan Para Imam Tarawih

Kehadiran para syekh ini diharapkan dapat memperkaya kekhusyukan ibadah melalui lantunan ayat suci Al-Qur'an yang merdu dan terukur. Pelafalan mereka sesuai dengan kaidah tajwid yang benar, sehingga memberikan pengalaman mendengarkan yang istimewa bagi jamaah. Ini merupakan bagian dari upaya masjid untuk terus berinovasi dalam penyelenggaraan kegiatan keagamaan.

Syekh Abdelrahman Monis, salah satu imam dari Mesir, akan menjadi imam pertama yang memimpin Tarawih. Beliau dijadwalkan memimpin empat malam Tarawih antara hari keempat hingga kesembilan Ramadan. Syekh Monis bukan sosok asing bagi jamaah Masjid Oman Al Makmur, karena ia telah beberapa kali memimpin salat Tarawih di masjid tersebut dalam dua tahun terakhir.

Saat ini, Syekh Monis bertempat tinggal di Kuala Lumpur, Malaysia, dan menjabat sebagai imam tetap di sebuah masjid di sana. Selain itu, beliau juga telah membuka cabang Akademi Tahsin Al-Laithy di Banda Aceh, menunjukkan komitmennya terhadap pendidikan Al-Qur'an. Pengalaman dan kedekatannya dengan jamaah Banda Aceh menjadi nilai tambah tersendiri.

ADVERTISEMENT

Jadwal Ibadah dan Spesialisasi Para Ulama

Syekh Hasan Ahmad Shaker dari Yordania dijadwalkan akan memimpin salat Tarawih dari malam ke-10 hingga malam ke-12 Ramadan. Kunjungan ini akan menjadi yang pertama kalinya bagi Syekh Shaker ke Masjid Oman Al Makmur. Kehadirannya diharapkan membawa nuansa baru dan semangat ibadah yang segar bagi para jamaah.

Sementara itu, Syekh Ahmad Sya’ban, yang dikenal sebagai spesialis qiraat dari Mesir, akan memimpin salat Tarawih dan juga salat Qiyamullail. Beliau akan bertugas selama 10 malam terakhir Ramadan, periode yang sangat dianjurkan untuk memperbanyak ibadah. Keahlian Syekh Sya’ban dalam berbagai jenis qiraat diharapkan mampu memberikan pengalaman spiritual yang mendalam.

Rama Satria menambahkan bahwa pemilihan para imam ini melalui proses seleksi ketat. Peninjauan bacaan dan konsultasi intensif dilakukan sebelum mengkonfirmasi ketiga imam serta jadwal mereka. Hal ini untuk memastikan kualitas dan kesesuaian dengan harapan jamaah.

ADVERTISEMENT

Persiapan Matang dan Ajakan Beribadah

Persiapan untuk mendatangkan para ulama ini telah dilakukan secara matang, dimulai sejak tiga bulan sebelum Ramadan. Proses ini melibatkan komunikasi intensif dan koordinasi yang cermat untuk memastikan kelancaran program. Komitmen ini menunjukkan keseriusan BKM Masjid Oman Al Makmur dalam menyelenggarakan kegiatan keagamaan berkualitas.

Ketiga ulama ini diperkirakan akan memimpin ribuan jamaah selama 24 malam di bulan Ramadan. Masjid Oman Al Makmur sendiri merupakan salah satu pusat Islam terkemuka di Banda Aceh, yang selalu ramai dikunjungi jamaah. Program ini diharapkan dapat menarik lebih banyak lagi masyarakat untuk beribadah.

Rama Satria juga mengajak seluruh warga Provinsi Aceh, khususnya yang berada di Banda Aceh, untuk turut serta dalam salat Tarawih dan Qiyamullail ini. Ia menekankan pentingnya memanfaatkan kesempatan emas di bulan suci Ramadan untuk memperbanyak amal ibadah. Kesempatan langka ini diharapkan tidak disia-siakan oleh masyarakat.

Sumber: AntaraNews

ADVERTISEMENT