Umat Islam di Timur Tengah Mulai Puasa, Indonesia Siap Sambut Tarawih Perdana
Sumber Foto: gosumbar.com
Internasional

Umat Islam di Timur Tengah Mulai Puasa, Indonesia Siap Sambut Tarawih Perdana

JAKARTA – Suasana Ramadan 1447 Hijriah telah resmi menyelimuti sebagian belahan dunia hari ini, Rabu (18/2/2026). Sementara masyarakat Indonesia masih menjalani aktivitas hari biasa, jutaan umat Islam di sembilan negara Timur Tengah, termasuk Arab Saudi dan Palestina, telah memulai hari pertama puasa mereka sejak fajar tadi.

Perbedaan penetapan awal puasa ini terjadi setelah otoritas di Arab Saudi, Uni Emirat Arab (UEA), Qatar, Kuwait, Irak, Yaman, Lebanon, Palestina, dan Bahrain berhasil melihat hilal pada Selasa petang kemarin. Langit cerah di kawasan gurun memudahkan para perukyat melihat bulan sabit muda, tanda dimulainya bulan suci.

"Matahari terbenam pukul 17.52, kondisi mendukung sehingga hilal terlihat jelas di Sudair dan Tumair," lapor Abdulaziz Al-Muainaa dari Observatorium Al Hareeq, Arab Saudi.

Bagi umat Islam di Indonesia, momen perbedaan ini justru menjadi pengingat untuk segera bersiap. Meski tidak berpuasa hari ini, Rabu malam nanti akan menjadi malam yang istimewa. Masjid-masjid di seluruh pelosok Nusantara akan mulai menggelar salat Tarawih berjamaah perdana, menandakan masuknya 1 Ramadan 1447 H secara hisab dan rukyat pemerintah RI.

Menteri Agama, Nasaruddin Umar, menegaskan bahwa Indonesia baru akan memulai puasa pada Kamis (19/2/2026) esok hari. Keputusan ini diambil karena posisi hilal di langit Indonesia pada Selasa petang masih terlalu rendah dan belum memenuhi kriteria MABIMS (Menteri Agama Brunei, Indonesia, Malaysia, dan Singapura).

"Kita menghormati perbedaan ini sebagai rahmat. Saudara kita di Timur Tengah mendahului karena faktor geografis, dan Insyaallah kita akan menyusul dalam hitungan jam dengan kekhusyukan yang sama," ujar pihak Kemenag menanggapi perbedaan tersebut.