Iran Perkuat Fasilitas Militer, AS Tingkatkan Aktivitas di Timur Tengah
Menurut data penerbangan, terdapat lalu lintas yang padat ke dan dari Pangkalan Udara Ramstein di Jerman, sementara pesawat juga mendarat di Kreta, Yunani, serta di Rota, Spanyol.
Pesawat AS juga terpantau berada di Sofia, Bulgaria.
Pada Kamis, sebuah pesawat pengawasan maritim P-8 terlihat aktif di Selat Hormuz dekat Iran, menurut data ADS-B Exchange.
Rekaman satelit yang diterbitkan Reuters menunjukkan peningkatan signifikan jumlah pesawat tempur dan pesawat militer lainnya di pangkalan-pangkalan kawasan tersebut.
Puluhan pesawat terlihat di Pangkalan Udara Al Udeid di Qatar, instalasi utama AS di kawasan Timur Tengah.
Pangkalan Udara Muwaffaq Salti di Yordania juga mengalami peningkatan jumlah pesawat berdasarkan citra satelit.
Iran Bangun Perisai Beton di Lokasi Militer
Sementara itu, citra satelit terbaru menunjukkan Iran membangun perisai beton di atas fasilitas baru di lokasi militer sensitif dan menutupinya dengan tanah.
Rekomendasi Untuk Anda
Dilansir Al Jazeera, citra tersebut juga menunjukkan Iran mengubur pintu masuk terowongan di lokasi nuklir yang dibom AS selama perang 12 hari tahun lalu.
Iran memperkuat pintu masuk terowongan di dekat lokasi lain dan memperbaiki pangkalan rudal yang terdampak konflik tersebut.
Sekitar 30 kilometer di tenggara Teheran, kompleks Parchin merupakan salah satu situs militer paling sensitif di Iran.
Intelijen Barat menyatakan Iran melakukan uji coba terkait peledakan bom nuklir di lokasi itu lebih dari 20 tahun lalu.
Iran selalu membantah berupaya mengembangkan senjata atom dan menyebut program nuklirnya murni untuk tujuan sipil.
Baik intelijen AS maupun badan pengawas nuklir PBB tidak menemukan bukti pada tahun lalu bahwa Iran sedang mengejar senjata nuklir.
Perkembangan Negosiasi Iran -AS
Pada Selasa (17/2/2026), perwakilan AS dan Iran mencapai kesepahaman mengenai “prinsip-prinsip panduan” utama dalam pertemuan di Jenewa, meski belum menghasilkan terobosan.
Pertemuan tersebut berlangsung setelah putaran pertama pembicaraan di Oman pada 6 Februari 2026.
Super Skor
Al Nassr vs Al Ettifaq di Liga Arab Saudi: Percuma Ronaldo Cs Punya Rekor Mentereng
Nasional
Tak Berhenti di PT Blueray, KPK Kini Bidik Forwarder PT Infinity di Kasus Korupsi Bea Cukai
Metropolitan
Lima Pelaku Begal Petugas Damkar Diringkus saat Kumpul dalam Kamar Hotel di Jakarta Utara
Halaman 2/3
1 2 3
Sumber terpercaya, tambahkan Tribunnews di Google Klik untuk mengatur sumber pilihan Anda di Google News
Tags:
Militer AS
Amerika Serikat
Timur Tengah
Iran
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Ikuti kami di
Kirim Komentar
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.
Video Pilihan
Rakyat Iran Ramai-ramai Berterima Kasih ke Indonesia atas Dukungan Lawan AS-Israel, Doakan Sejahtera
Berita Terkait : #Iran Vs Amerika Memanas
AS Sebut Akhir Perang di Iran Sudah Dekat, Isyaratkan Potensi Pembicaraan Langsung Tanpa Kesepakatan
Perang Timur Tengah Hantam Sektor Pariwisata Indonesia, Menpar: Potensi Kehilangan 60.752 Wisatawan




