Negara-Negara Evakuasi Warganya Usai Meningkatnya Ketegangan AS-Iran
Sumber Foto: Serambinews.com
Internasional

Negara-Negara Evakuasi Warganya Usai Meningkatnya Ketegangan AS-Iran

Portal Media Online - Perang AS dan Iran Segera Meletus, Beberapa Negara Perintahkan Warganya Tinggalkan Timur Tengah

SERAMBINEWS.COM - Ketegangan antara Amerika Serikat dan Iran terus meningkat, dan dimungkinkan perang keduanya segera meletus.

Tanda-tanda ini juga mendorong sejumlah negara pada Kamis (26/2/2026) mulai memerintahkan dan mengevakuasi anggota keluarga staf diplomatik serta staf non-esensial dari beberapa lokasi di Timur Tengah.

Selain itu, beberapa negara juga mengeluarkan peringatan perjalanan (travel advisory) yang lebih ketat bagi warganya.

Langkah antisipatif ini dilakukan di tengah kekhawatiran memburuknya situasi keamanan kawasan, terutama setelah meningkatnya ketegangan antara AS dan Iran.

Kementerian Luar Negeri Finlandia memperingatkan warganya untuk menghindari seluruh perjalanan ke Iran dan segera meninggalkan Yaman serta Libya.

Peringatan perjalanan terbaru itu dijadwalkan terbit secara resmi pada akhir bulan ini.

Sementara itu, pemerintah Australia meminta anggota keluarga diplomatnya di Israel dan Lebanon untuk meninggalkan kedua negara tersebut dengan alasan memburuknya kondisi keamanan regional.

Australia juga menawarkan keberangkatan sukarela bagi keluarga diplomat yang berada di Uni Emirat Arab, Yordania, dan Qatar.

Pemerintah Serbia turut menyarankan warganya di Iran agar segera meninggalkan negara tersebut karena meningkatnya risiko keamanan.

Senada, Perdana Menteri Polandia mendesak warga negaranya untuk secepatnya keluar dari Iran.

Kedutaan Besar Jerman di Tel Aviv juga mendesak warga Jerman di Israel untuk segera pergi dari negara tersebut.

Bagi mereka yang memilih tetap berada di Israel dan Lebanon, Pemerintah Jerman meminta mereka bersiap menghadapi kemungkinan tetap berada di tempat mereka jika wilayah udara ditutup karena serangan Iran.

Jerman juga menyarankan warga negara mereka untuk menimbun persediaan dan membiasakan diri dengan lokasi perlindungan dan tempat berlindung di setiap tempat mereka berada.

Dalam sebuah pernyataan, kedutaan Jerman menyarankan warganya di Israel untuk memasang aplikasi di ponsel mereka yang memperingatkan tentang serangan rudal yang segera terjadi.