Pangkalan Udara Yordania Diperkuat Kehadiran Militer AS
Amman (ANTARA) - Amerika Serikat (AS) baru-baru ini mengerahkan sejumlah besar jet tempur dan pesawat angkut ke Pangkalan Udara Muwaffaq Salti di Yordania, menandai peningkatan yang signifikan dibandingkan dengan tingkat pengerahan biasanya di pangkalan tersebut.
Demikian dilaporkan media lokal pada Sabtu (21/2).
Pengerahan itu dilakukan sesuai dengan perjanjian pertahanan yang ditandatangani antara Yordania dan AS di Amman pada 2021, lapor Roya News, mengutip sejumlah pejabat Yordania yang tidak disebutkan namanya.
Para pejabat tersebut menyatakan harapan bahwa negosiasi yang sedang berlangsung antara AS dan Iran akan menghasilkan sebuah kesepakatan dan membantu mencegah pecahnya perang di kawasan itu.
Secara terpisah, The New York Times (NYT) baru-baru ini melaporkan citra satelit yang ditangkap pada 20 Februari menunjukkan AS telah mengerahkan lebih dari 60 jet tempur di Pangkalan Udara Muwaffaq Salti, sekitar tiga kali lipat dari jumlah yang biasanya ditempatkan di fasilitas tersebut.
Laporan NYT itu menambahkan bahwa citra satelit menunjukkan kehadiran model-model pesawat yang lebih canggih daripada yang sebelumnya teramati di pangkalan udara tersebut, termasuk jet tempur siluman F-35. Selain itu, sistem pertahanan udara baru dipasang.
Terletak sekitar 100 km sebelah timur laut Amman, ibu kota Yordania, Muwaffaq Salti dianggap sebagai salah satu pangkalan militer utama AS di Timur Tengah.
Perkembangan itu terjadi di tengah meningkatnya ketegangan antara Teheran dan Washington, dan menyusul dua putaran perundingan nuklir tak langsung antara kedua belah pihak pada bulan ini, dengan putaran pertama di Muscat pada 6 Februari dan putaran kedua di Jenewa pada 17 Februari.




