Portal Media Online - Polemik terkait penampilan DJ dalam acara Bondowoso Digital Days 2026 berujung pada permohonan maaf dari Pemerintah Kabupaten Bondowoso. Bupati Bondowoso, Dr. KH. Abdul Hamid Wahid, menegaskan bahwa penampilan tersebut tidak pernah direncanakan dalam konsep kegiatan.
Video berdurasi sekitar 18 detik yang menunjukkan penampilan seorang DJ dengan aksi joget seorang perempuan berpakaian minim bersama seorang pria di atas panggung viral di media sosial setelah direkam pada Sabtu, 25 Juli 2026. Penampilan ini memicu kritik publik karena dianggap tidak sesuai dengan norma kepatutan, terutama karena lokasi acara di ruang publik dapat diakses oleh semua kalangan, termasuk anak-anak.
Menanggapi situasi ini, Bupati Abdul Hamid menyatakan bahwa pemerintah daerah telah memberikan teguran kepada penanggung jawab acara dan akan melakukan evaluasi terhadap standar penyelenggaraan hiburan dalam kegiatan resmi. Ia menegaskan bahwa evaluasi ini penting untuk mencegah terulangnya kejadian serupa. Bupati juga mengungkapkan bahwa penanggung jawab kegiatan mengakui adanya kelalaian dalam pengawasan dan kurasi hiburan.
Ketua Panitia Bondowoso Digital Days, Santi Agustina, serta Kepala Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Bondowoso, Slamet Yantoko, turut menyampaikan permohonan maaf. Mereka menjelaskan bahwa penampilan DJ tidak termasuk dalam konsep awal acara dan muncul sebagai upaya menarik pengunjung ke bazar UMKM. Namun, pengawasan yang kurang ketat mengakibatkan situasi di luar kendali panitia. Evaluasi mendalam akan dilakukan terhadap mekanisme kurasi dan pengawasan pada setiap agenda resmi di ruang publik untuk memastikan kepatutan acara.