Indospring Memulai Produksi Fastener, Target Ekspor ke Timur Tengah dan AS
Sumber Foto: Kompas.com
Internasional

Indospring Memulai Produksi Fastener, Target Ekspor ke Timur Tengah dan AS

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Lihat Foto

Ilustrasi ekspor. (PIXABAY/AWADPALESTINE)

JAKARTA, KOMPAS.com - Emiten produsen komponen otomotif PT Indospring Tbk (INDS) mulai memanen potensi pertumbuhan baru dari lini bisnis pengencang atau fastener (U-Bolt) yang resmi diproduksi secara komersial sejak 2025. Produk ini diproyeksikan menjadi salah satu pilar utama pertumbuhan perseroan dalam beberapa tahun ke depan, seiring strategi diversifikasi pasar dan ekspansi global.

Direktur INDS Bob Budiono menjelaskan, pada tahap awal perseroan memfokuskan pemasaran fastener ke segmen aftermarket otomotif, sambil tetap membuka peluang investasi lanjutan untuk pengembangan fastener non-otomotif sebagai langkah diversifikasi risiko usaha.

“Tahun ini fokus kami masih aftermarket. Namun, kami juga menyiapkan opsi ekspansi ke fastener non-otomotif. Targetnya, Indospring bisa masuk tiga besar pemain fastener di pasar domestik dan menjadikan lini ini sebagai motor pertumbuhan jangka panjang,” ujarnya dalam keterangan tertulis, Kamis (19/2/2026).

Baca juga: Emiten Komponen Otomotif Indospring (INDS) Bidik Pasar Timur Tengah

Menurut Bob, pabrik fastener Indospring kini telah beroperasi penuh, melengkapi portofolio bisnis perseroan yang sebelumnya didominasi oleh pegas daun, pegas keong, serta komponen sistem pengereman.

Dengan kapasitas produksi yang telah stabil, perseroan mulai mengarahkan strategi pada penguatan pasar ekspor.

Untuk 2026, Indospring membidik ekspor ke kawasan Timur Tengah, khususnya Uni Emirat Arab (UAE) dan Uzbekistan, serta pasar Amerika Serikat.

Ia menjelaskan, pemilihan wilayah tersebut didasarkan pada kesamaan spesifikasi kendaraan dengan Indonesia, terutama dominasi truk merek Jepang yang menggunakan model dan standar teknis serupa.

"Karakteristik pasar Timur Tengah dan Asia Tengah memberikan peluang pertumbuhan yang menarik, sejalan dengan strategi INDS dalam memperluas basis pendapatan dan mengurangi ketergantungan pada pasar domestik," papar Bob.

Baca juga: Saham Naik 145 Persen, Cek Rekomendasi Emiten Suku Cadang Indospring (INDS)

Dengan ekspansi ini, Indospring optimistis lini fastener akan berkontribusi signifikan terhadap kinerja keuangan perseroan dalam jangka menengah hingga panjang.

Sebagai catatan, hingga kuartal III-2025, PT Indospring Tbk (INDS) mencatat penjualan bersih sebesar Rp 2,46 triliun. Tren pertumbuhan ini turut memperkuat optimisme perseroan menghadapi tahun mendatang.

Selain itu, INDS juga melihat prospek positif dari industri otomotif nasional.

Berdasarkan data Gaikindo, penjualan mobil pada 2026 diperkirakan mencapai 850.000 unit, naik sekitar 5,4 persen dibandingkan realisasi 2025 yang sebesar 803.687 unit. Kenaikan ini diyakini akan memberikan dampak positif terhadap permintaan komponen kendaraan.

Dengan fokus ekspansi ke Timur Tengah, pengembangan produk domestik, serta diversifikasi portofolio, Indospring optimistis dapat mempertahankan momentum pertumbuhan sekaligus mengukuhkan posisi di industri komponen otomotif, baik di pasar lokal maupun global.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Jakarta

Indospring

Lihat Money Selengkapnya

Pilihan Untukmu

Terkini Lainnya

Tak Ada MBG untuk Siswa di Hari Libur, Negara Hemat Rp 20 Triliun

Ekbis

02/04/2026, 21:45 WIB

OJK Siap Luncurkan ETF Emas 27 April 2026, Bidik Perluasan Investor Ritel

Ekbis

02/04/2026, 20:47 WIB

Sempat Mandek, Proyek Tol Tanpa Henti Kembali Diuji

Ekbis

02/04/2026, 20:25 WIB

Potensi Dana Umat Tembus Rp 1.200 Triliun, Pemerintah Buat Lembaga Baru untuk Kelola

Ekbis

02/04/2026, 20:22 WIB

Kemenko PM Dorong Penguatan Ekosistem Industri Gim Lokal

Industri

02/04/2026, 20:11 WIB

Pelaku Industri Soroti Hambatan Investasi yang Terus Berulang di Daerah

Ekbis

02/04/2026, 20:11 WIB

Beredar 4 Paket Calon Direksi BEI, OJK Tegaskan Belum Resmi Diajukan

Ekbis

02/04/2026, 19:46 WIB

Dari Rugi ke Laba, KB Bank (BBKP) Kantongi Rp 66,59 Miliar pada 2025

Keuangan

02/04/2026, 19:42 WIB

Tumbuh 3,5 Persen, Samator Catatkan Penjualan Rp 3,01 Triliun Sepanjang 2025

Ekbis

02/04/2026, 19:30 WIB

Tiket Kereta Libur Paskah Terjual 557.000, Okupansi Tembus 76,9 Persen

Ekbis

02/04/2026, 19:01 WIB

OJK Rampungkan 4 Reformasi Transparansi Pasar Modal, Siap Diajukan ke MSCI dan FTSE

Ekbis

02/04/2026, 18:55 WIB

Gempa M 7,6 Guncang Sulut dan Malut, ASDP Pastikan Penyeberangan Tetap Normal

Ekbis

02/04/2026, 18:50 WIB

Anak Usaha Garuda GMFI Bukukan Laba Rp 570 Miliar, Ekuitas Berbalik Positif

Ekbis

02/04/2026, 18:47 WIB

BP-AKR Tahan Harga BBM April 2026 Ikuti Kebijakan Pemerintah

Ekbis

02/04/2026, 18:42 WIB

Zulhas Ancam Tutup 1.789 Dapur MBG yang Kena Suspend

Ekbis

02/04/2026, 18:38 WIB

1

2

3

Next

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat

Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app